TANGERANG – DPRD Kota Tangerang menggelar rapat internal pembentukan panitia khusus (pansus) terkait empat Raperda yang telah disepakati, pada Selasa (17/5).
Ketua Badan Pembuat Perda (Bapemperda) DPRD Kota Tangerang, Edi Suhendi mengatakan, 4 Raperda yang telah disepakati untuk dilanjutkan pembahasannya dalam pansus itu diantaranya tiga Raperda usulan Pemkot Tangerang yaitu Raperda tentang pengelolaan air limbah domestik, Raperda tentang perusahaan perseroan daerah Tangerang Nusantara Global, serta Raperda tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi. Kemudian satu Raperda inisiatif Dewan yaitu Raperda tentang pengelolaan Zakat. Kata Edi, (Kamis 19/5/2022)
Politisi dari Fraksi PKS ini, pembentukan pansus tersebut kemudian untuk melakukan pembahasan bersama eksekutif ke tahap selanjutnya untuk bisa ditetapkan menjadi perda sebagai payung hukum dalam menerapkan kebijakan di Kota Tangerang.
“Pembentukan Pansus ini kemudian akan melakukan pembahasan bersama eksekutif, merupakan kinerja untuk menghasilkan peraturan daerah, sebagai payung hukum dalam menerapkan kebijakan di Kota Tangerang,” imbuhnya.
Edi menyebutkan, sebagai ketua pansus Raperda tentang pengelolaan air limbah domestik Sumarti dari Fraksi PDI-Perjuangan, kemudian ketua pansus Raperda tentang perusahaan perseroan daerah Tangerang Nusantara Global yaitu Wawa Setiawan dari Fraksi Golkar dan ketua pansus Raperda tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi yaitu Junadi dari Fraksi Gerindra. Sementara Raperda tentang Zakat sebagai ketuanya Saeroji dari Fraksi PKS.
Dengan demikian, lanjut Edi, pansus itu nantinya bekerja untuk melakukan pendalaman terkait muatan-muatan yang terkonsep di dalam Raperda tersebut.
“Artinya, kerja-kerja Pansus ini memastikan setiap pasal yang ada di Raperda benar-benar menyatakan untuk kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.